0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembunuhan Mahasiswa Unisri, 2 Terdakwa Diadili

Sidang kasus pembunuhan Kadidpiro di PN Solo, beberapa waktu silam (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dua terdakwa kasus pembunuhan mahasiswa Unisri Solo, Danang Rusbiantoro, di kawasan Kelurahan Kadipiro RT 08/ RW 04 Banjarsari, Solo, yakni Asep Buchoiri (21) dan Lutfi Tejo Putranto (33) menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Rabu (12/11) siang.

Dalam sidang yang diketuai majelis hakim Supriyono tersebut, kedua terdakwa  didampingi kuasa hukum dari Tim Badrus Zaman dan Sutarto.

Dakwaan pertama ditujukan kepada terdakwa Acep. Terdakwa dijerat dengan dakwaan pasal kesatu primer 170 ayat 2 ke 3 KUHP yang mengakibatkan kematian korban. Disamping itu juga, dijerat dengan dakwaan subsider 170 ayat 1 KUHP atau ke 2 primer pasal 351 ayat 3 KUHP. Dan jeratan ketiga dengan pasal 55 ayat 1 Subsider 351 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 ke 1.

“Terdakwa dijerat dengan pasal alternatif, secara bersama-sama menganiaya korban hingga mengakibatkan kematian,” terang JPU, Wan Susilo Hadi.

Sementara itu, terdakwa kedua, Lutfi Tejo Putranto dijerat dengan dakwaan alternatif pasal 338 ayat 1 tentang Pembunuhan atau pasal 170 ayat 2 ke 2 serta pasal 351 ayat 2 dan 3.

“Terdakwa telah mengakibatkan korban Danang Rusbiantoro warga Gumantar RT 08/ RW 04 Pelemgadung, Karangmalang, Sragen terbunuh, dan rekannya, Arga Ganendera Patra Mahadi warga Plumbungan Indah RT 28/ 08 Karangmalang, Sragen mengalami luka di bagian lengan sebelah kiri,” terang JPU Sutarno membacakan dakwaannya.

Sebelumnya diberitakan, mahasiswa Unisri Danang Rusbiantoro dan  mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta, Arga Ganendera Patra Mahadi, Minggu (24/8) pagi, dianiaya hingga salah seorang di antara mereka tewas.

Penganiayaan berujung maut terjadi di Kawasan Kelurahan Kadipiro RT 08/ RW 04 Banjarsari, Solo. Kedua pelaku yakni Asep Buchoiri  dan Lutfi Tejo Putranto  yang merupakan warga setempat akhirnya menyerahkan diri kepada pihak berwajib selang sehari setelah kejadian tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge