0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Susi Beberkan Kelemahan Indonesia di Bidang Perikanan

Susi Pudjiastuti (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Kebijakan pemerintah di bidang perikanan selama ini diklaim belum maksimal. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, membeberkan kebodohan Indonesia dalam mengelola hasil laut dan perairan Indonesia.

Salah satu kebodohan Indonesia adalah pada 2004, saat Amerika mengeluarkan kebijakan tarif barrier atau dumping produk laut pada lima negara seperti China, Thailand, Vietnam dan lainnya.

Menurut Susi, momentum ini seharusnya bisa dimanfaatkan Indonesia untuk merebut pasar asing. Namun kenyatannya, China malah memanfaatkan Indonesia sebagai negara transhipment atau perantara.

Hasil laut China di bawa ke Indonesia kemudian diberi bendera Indonesia sebelum dikirim ke Amerika untuk mendapatkan pembebasan tarif.

“Kita ini sekarang harus mulai buka-bukaan rahasia umum jangan tabu dibicarakan. Kita tidak bisa selesaikan masalah. Mimpi saya saat itu (2004) KKP merevitalisasi seluruh pertambakan kita. Harga kita harusnya 2 kali lipat. Tetapi kita hanya jadi transhipment mereka. Barang China masuk Amerika pakai bendera Indonesia,” ucap Susi di Kantornya, Jakarta, Rabu (12/11).

Menurut Susi, pengusaha dan pemerintah waktu itu terbuai dengan keuntungan menjadi negara transhipment. Seharusnya pemerintah waktu itu bisa memaksa China untuk investasi dan membangun tambak di Indonesia jika mereka ingin ekspor tanpa kena tarif.

“China itu dumpingnya 110 persen, Vietnam 90 persen dikenakan. Harusnya paksa China bikin tambak di Indonesia. Ini yang mestinya kita sadari. Rahasia umum kok dibicarakan di belakang,” tutupnya. [bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge