0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korupsi BKK Karanganyar, Tersangka Gunakan Rental Mobil Fiktif

Gelar perkara di Polres Karanganyar (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar – Dugaan kasus penggelapan dan tindak pidana korupsi di Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (BKK) Karanganyar memperoleh bukti baru. Polres Karanganyar mendapati modus dengan memanfaatkan rental mobil fiktif untuk mengelabui manajemen perusahaan. Seolah-olah mobil itu menyewa, namun kenyataannya membeli secara kredit diatasnamakan istri masing-masing kepala cabang.

Kapolres Karanganyar, AKBP Martirenni Narmadiana, mengatakan pelaku meminta usaha rental ‘R’ asal Sukoharjo membuat surat perjanjian sewa palsu untuk enam mobil pimpinan cabang PD BKK Karanganyar. Guna memuluskan aksi tipu-tipu itu, pelaku memberikan imbalan sebesar Rp 10,2 juta, membuat seolah-olah kendaraan itu merupakan mobil sewaan.

Namun pada kenyataannya, uang pembayaran sewa Rp 5,4 juta perunit tiap bulan diselewengkan untuk membayar cicilan pembelian mobil diatasnamakan kepada lima istri dan satu orang suami masing-masing kepala cabang PD BKK.

“Modusnya menerbitkan surat kredit dari BKK belum disetujui oleh direksi, itu sudah mencairkan dana. Meski kredit yang pertama belum lunas, ia mengajukan kredit yang baru untuk menutupi yang pertama. Istilahnya tambal sulam,” ungkap Kapolres dalam gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (11/11).

Kini, enam unit mobil beserta BPKB dan STNK termasuk uang tunai dari rental ‘R’ telah disita dan diamankan oleh Polres Karanganyar. Disebutkan AKBP Martirenni Narmadiana, akibat penyelewengan itu negara dirugikan Rp 3 miliar.

“Kami telah menetapkan delapan tersangka berinisial MN, ST, HH, SH, EP, HT, DY dan RW. Dua di antaranya direksi pusat PD BKK Karanganyar dan enam lainnya kepala cabang PD BKK. Namun belum dilakukan penahanan sebab kami menilai semua tersangka beridentitas dan beralamat jelas, selain itu juga kooperatif selama pemeriksaan,” sebutnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge