0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejar Penunggak Pajak‪, Kades dan Lurah Dikumpulkan

LAYANAN PAJAK-Suasana pelayanan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Karanganyar – Tunggakan pajak cukup besar di Kecamatan Tawangmangu, pihak kecamatan setempat terus melakukan upaya guna mengejar para penunggak pajak. Sejumlah perangkat desa dan dinas terkait dari tingkat kabupaten pun dikumpulkan guna merampungkan persoalan itu, Selasa (11/11).

“Sebelumnya, kami menemui hambatan penarikan pajak lantaran sulitnya menemui pemilik asli villa, maka kami kumpulkan untuk pembahasan langkah validasi data piutang. Masing-masing kepala desa akan mengerjakan data selama sepuluh hari ke. Kemudian, mereka akan memberikan berkas data kepada kami lalu segera disetorkan ke kabupaten,” ungkap Camat Tawangmangu, Titik Umarni, saat ditemui wartawan, usai Sosialisasi Pemutakhiran Data Piutang PBB Perkotaan dan Pedesaan (P2) di Kantor Kecamatan Tawangmangu, Selasa (11/11).

Selepas dilakukan validasi data piutang, selanjutnya bakal diketahui dari mana saja rincian tunggakan senilai Rp 5,5 miliar itu. Dari rincian dimaksud, nantinya disetorkan kepada Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Karanganyar.

“Mudah-mudahan akhir bulan ini pengolahan data bisa disetorkan. Kami sendiri juga belum tahu Rp 5 miliar itu dari mana saja,” ucap Titik Umarni.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tawangmangu, Karanganyar Sukirdi, mengatakan pihaknya kurang mengerti persoalan pajak lantaran usaha vila tak masuk dalam lingkup PHRI.

“Kalau PHRI membayar secara kolektif, bahkan ada yang mengumpulkan sendiri, termasuk untuk biaya kebersihan,” terangnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge