0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pascainsiden Kekerasan, 2 SMA di Klaten Sepakat Berdamai

Belasan pelajar dan guru dari SMAN 1 Karanganom dan SMAN 3 Klaten melakukan mediasi di Mapolsek Karanganom, Klaten (Dok. Timlo.net/Aditya)

Klaten – Insiden kekerasan antarpelajar mencoreng dunia pendidikan Klaten. Betapa tidak, belasan pelajar dari SMAN 3 Klaten mendatangi lokasi SMAN 1 Karanganom, Senin (10/11) kemarin hingga mengakibatkan seorang siswa SMAN 3 Karanganom dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Ketandan, Klaten. Kendati demikian, saat ini kedua sekolah sudah sepakat berdamai.

Kapolsek Karanganom, AKP Suryanto membenarkan peristiwa kekerasan itu. Ia mengatakan, Senin (10/11), sekira pukul 14.40 WIB pihaknya mendapat informasi terjadi perkelahian di depan lokasi SMAN 1 Karanganom. Alhasil petugas patroli pun datang dan membuat belasan pelajar SMAN 3 Klaten kocar-kacir membubarkan diri.

“Kebetulan informasi datang dari salah satu anak anggota kami yang bersekolah di SMAN 1 Karanganom. Dia menginformasikan kalau terjadi perkelahian atau penyerangan dari siswa SMAN 3 Klaten di depan gedung sekolah di sebelah Timur. Usai kejadian itu juga, perwakilan guru kedua sekolah datang dan sepakat untuk bertemu dan mediasi di Mapolsek Karanganom pada hari ini,” ungkap AKP Suryanto, Selasa (11/11).

Lantaran kemarin kejadiannya masih abu-abu, lanjut AKP Suryanto, pihaknya mendorong kedua sekolah untuk menggali terlebih dulu kebenaran insiden itu, sembari menahan aksi saling balas maupun tindakan kekerasan susulan. Sehingga hari ini saat mediasi, kedua sekolah sepakat untuk berdamai tanpa menempuh jalur hukum, dengan membuat surat pernyataan di atas materai.

“Pascainsiden penyerangan kemarin, siang tadi kami mengumpulkan perwakilan guru dan murid dari SMAN 1 Karanganom dan SMAN 3 Klaten untuk mediasi. Alhamdulillah kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan menyelesaikannya secara kekeluargaan, tanpa harus menempuh jalur hukum,” tandas AKP Suryanto, usai mediasi di Mapolsek Karanganom, Selasa (11/11).

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge