0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sedimentasi Anak Sungai Bengawan Solo Dikeruk

Aktifitas pengerukan anak Sungai Bengawan Solo di Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen. (dok.timlo.net/agung)

Solo – Musim hujan sudah ada di depan mata membuat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Solo segera berbenah. Pengalaman banjir 2012 silam membuat pemerintah kota lebih sigap dalam menghadapi musim penghujan. Hal itu ditunjukkan dengan semakin giatnya pemerintah melakukan pengerukan terhadap sejumlah anak Sungai Bengawan Solo.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Bidang Drainase DPU setempat, Arif Nurhadi, mengaku pihaknya telah melakukan pengerukan terhadap tujuh anak Sungai Bengawan Solo. Pengerukanpun bukan hanya dilakukan menjelang musim hujan, melainkan telah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

“Kami telah melakukan pengerukan sedimentasi di tujuh anak sungai yang melintas di Solo. Pengerukannya sudah dimulai sejak satu tahun terakhir, kini tinggal satu sungai yang sedang dikerjakan pengerukan,” paparnya kepada awak media, Selasa (11/11).

Selain melakukan pengerukan terhadap sedimentasi anak sungai, DPU juga melakukan pembersihan terhadap saluran drainase di beberapa titik di Kota Solo. Pengerukan dilakukan untuk memperbesar daya tampung saluran drainase, sehingga tidak meluber.

“Tingkat sedimentasi di sungai maupun saluran drainase bervariasi, bergantung perilaku masyarakat sekitar. Sedimentasi tersebut biasanya berupa tanah, pasir dan sampah, Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke saluran air, baik itu selokan maupun sungai untuk menghindari banjir,” pungkas Arif Nurhadi.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge