0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bangun Sekolah, Pemkot Andalkan Dana Insentif Daerah

Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Plus di SMPN 11 Solo (dok.timlo.net/niza novita)

Solo – Sejumlah sekolah di Kota Solo bakal dibangun pada 2015 mendatang, meski tidak mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK). Sekolah dibangun itu, di antaranya SMKN 8, SMPN 11, SMPN 27 dan beberapa sekolah dasar. Pembangunan beberapa sekolah berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) 2015.

“SMP 11 itu pembangunan lanjutan, tahun ini kan sudah tahap pertama. Selain itu yang dibangun SMP 27, SMK 8 dan beberapa SD, saya tidak hafal SD-nya. Semuanya menggunakan DID karena DAK-nya tidak dapat,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Solo, Etty Retnowati kepada wartawan, Selasa (11/11).

Menurut Etty, sekolah dibangun pada 2015 nanti merupakan gedung dengan kondisi mendesak dilakukan pembangunan lantaran mengalami kerusakan. Hal itu sesuai dengan data bangunan sekolah rusak ringan, sedang ataupun berat, sebelumnya sudah dilaporkan Dikpora.

Dalam Nota Penjelasan Walikota terhadap Pemandangan Fraksi DPRD atas Rancangan APBD 2015 disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD, Jumat (7/10), alokasi DID 2015 sebesar Rp 25,350 miliar.

Dana itu dipergunakan untuk pembangunan SMKN 8 sebesar Rp 1 miliar, SMPN 11 dan SMPN 27 sebesar Rp 14,5 miliar, pembangunan SDN Losari, SDN Wonosaren, SDN Mijipinilihan, SDN Jajar, SDN Ngemplak serta rehab MCK SDN sebesar Rp 7,660 miliar.

Selain itu, DID juga diperuntukkan bagi pembangunan UGB dan RKB PAUD Merah Putih, Garuda dan Bhineka sebesar Rp 1,090 miliar dan lanjutan pembangunan Pusat Layanan Autis (PLA) sebesar Rp 1,1 miliar.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge