0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Awal Desember, DKI Batasi Motor di Jalan Protokol

Pemudik menggunakan sepeda motor (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengkaji solusi pemecahan masalah kemacetan dan kecelakaan disebabkan banyaknya volume pengendara roda dua di Ibu Kota. Rencananya, Pemprov DKI bakal membatasi kendaraan roda dua melintas di beberapa ruas jalan protokol.

“Jadi begini, laporan pertahun itu 45 ribu orang meninggal karena kecelakaan motor. Ini motor tiap hari mati dua sampai tiga orang dan lebih itu rata-rata anak di bawah umur. Kami berpikir motor boleh dipakai di daerah tertentu saja,” kata Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), usai rapat dengan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar dan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Bakharuddin Muhammad Syah di Balai Kota Jakarta, Senin (10/11).

Ahok mengatakan, para pengendara roda dua nantinya diwajibkan memarkir kendaraannya di sejumlah titik tempat parkir sudah disediakan. Kemudian mereka disediakan kendaraan bus gratis untuk menjangkau tempat tujuan masing-masing.

Menurut dia, pemberlakuan pembatasan kendaraan roda dua itu dimulai dari Jalan Merdeka Barat, MH Thamrin hingga bundaran Hotel Indonesia (HI).

“Kami sudah bilang di jalur yang di IARTI kami batasi motor, tetapi kami harus sediakan bus tingkat gratis. Bus tingkat terbatas baru lima, baru mau datang lagi sepuluh. Kami baru berani membatasi dari Harmoni sampai ke Bundaran HI, jadi motor bisa lewat belakang (jalan kampung),” kata Ahok.

“Itu yang mau kami lakukan, jadi bus tingkat datang kami mau perluas lagi. Itu salah satu solusi agar tidak terjadi kecelakaan motor. Jadi mesti parkirkan saja dia naik bus saja dan bisa tidur,” imbuhnya.

Ihwal bakal terjadinya penumpukan kendaraan. Ahok mengatakan hal itu tidak terjadi jika para pengendara mengikuti aturan diberlakukan mulai Desember 2014 nanti.

“Kan setiap gedung bisa parkir seperti di luar, nah dia parkir terus naik bus supaya mengurangi kemacetan karena Jakarta terlalu macet,” kata Ahok. [eko]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge