0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Anggota DPRD Solo Dituding “Peras” SKPD

Masyarakat Peduli Pendidikan Kota Surakarta (MPPS) beraudiensi dengan anggota DPRD Solo (dok.timlo.net/daryono)

Solo  — Aktivis Masyarakat Peduli Pendidikan Kota Surakarta (MPPS) Pardoyo menilai, oknum anggota DPRD Solo yang berada di Badan Anggaran (Banggar) menjadikan SKPD tertentu sebagai sapi perah. Setelah memperjuangkan kenaikan anggaran untuk SKPD tertentu, oknum anggota Banggar itu kemudian meminta balas jasa berupa imbalan.

“Politik balas jasa itu sering terjadi. Contoh konkretnya (anggota dewan) yang di Banggar melakukan kongkalikong dengan SKPD tertentu. Anggota Dewan itu menjadikan SKPD tertentu sebagai sapi perah. Ditagih sebagai balas jasa, atas balas jasanya menaikkan anggaran. Praktek makelar anggaran ini sangat memalukan. Kami mendapat keluhan dari SKPD,” kata Pardoyo saat audiensi dengan kalangan DPRD Solo, Senin (10/11).

Selain itu, Pardoyo juga menilai masih banyak anggota DPRD yang mengedepankan kepentingan pribadi maupun golongan (partai) ketimbang mengedepankan kepentingan rakyat. Semestinya anggota DPRD lebih mengedepankan kepentingan masyarakat yang lebih luas.

Menanggapi penilaian itu, Ketua Komisi II DPRD Solo YF Sukasno meminta Pardoyo membuka siapa oknum
anggota Banggar yang dimaksud. Pihaknya meminta hal itu dibuka ke publik agar tidak ada kecurigaan terhadap Banggar.

“Saya minta dibuka saja supaya teman-teman pers ini juga tahu. Jangan beropini. Kalau ada SKPD yang menyampaikan dimintai imbalan sebutkan saja,” desaknya.

Meski didesak Sukasno untuk menyebutkan siapa oknum anggota Banggar yang dimaksud, Pardoyo enggan membeberkan siapa yang dia maksud. Dia beralasan hal itu untuk menjaga etika.

Senada, Ketua Komisi IV Hartanti juga mengatakan jika ada tudingan anggota Banggar menjadikan SKPD sebagai sapi perah ia meminta hal itu dibuktikan. Hal itu agar persoalan menjadi tuntas dan tidak ada tudingan yang berdasar.

“Kalau memang ada buktinya dilaporkan saja. Biar segera tuntas sehingga tidak ada tudingan yang tidak berdasar. Kami tadi yang menerima audiensi (Sukasno, Hartanti dan Budi Prasetya) kan juga anggota Banggar semua,” ucapnya usai audiensi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge