0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Mengapa Anggota DPRD Solo Tak Hadiri Musrenbang?

Musrenbangkot di Pendapi Gede Balaikota Surakarta, (Dok.Timlo.net/ Daryono)
Solo — Sejumlah orang yang menamakan dirinya Masyarakat Pemerhati Musyawarah Rencana Pembangunan  (Musrenbang) melakukan audiensi dengan kalangan DPRD Solo di gedung dewan, Senin (10/11).  Mereka menyoal ketidakhadiran anggota DPRD dalam pelaksanaan Musrenbang, baik Musrenbang di tingkat kelurahan, kecamatan
hingga tingkat kota.
Dalam audiensi itu, mereka diterima Ketua Komisi II YF Sukasno, Ketua Komisi I Budi Prasetya dan Ketua Komisi IV Hartanti.
“Kami mengeluhkan seringnya ketidakhadiran anggota DPRD kala pelaksanaan Musrenbang kelurahan, kecamatan atau Musrenbangkot. Hadirnya kok hanya  di acara pembukaan,” kata salah satu perwakilan, HM Sungkar saat audiensi.
Perwakilan lainnya, Pardoyo menyatakan hal serupa. Selama ini anggota dewan jarang yang ikut Musrebang. Hal itu membuat aspirasi yang berkembang dalam Musrenbang jarang diakomodasi dalam pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD.
Menjawab audiensi itu, Sukasno mengakui banyak anggota DPRD hanya hadir saat seremonial Musrenbang. Pasalnya, dalam petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) Musrenbang, anggota DPRD hanya berstatus sebagai peninjau bukan peserta. Pihaknya berharap aturan Juklak Juknis itu diubah sehingga anggota DPRD berstatus sebagai narasumber.
“Kami patuh pada petunjuk teknis saja. Usul kami ya jadikan narasumber. Nanti mohon disarankan ke Bappeda. Soal serapan anggaran, kami kan sudah ada forum sendiri yakni reses. Hasil reses itu disampaikan secara tertulis dan ada pembahasan dengan forum SKPD,” jelasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge