0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apakah MSG Benar-Benar Buruk Bagi Kesehatan?

Monosodium Glutamate. (Dok: Timlo.net/ Google Images.)

Timlo.net—Dalam dunia kesehatan, penyedap rasa monosodium glutamate (MSG) memiliki reputasi buruk. Penyedap rasa yang digunakan dalam berbagai makanan seperti makanan kaleng, cemilan, dan makanan cepat saji ini dianggap merugikan kesehatan. Tapi seberapa burukkah MSG bagi tubuh kita?

Sebuah video yang dibuat oleh the American Chemistry Society, sebuah komunitas profesional yang terdiri dari berbagai ahli kimia menjelaskan bahwa sebagian besar informasi mengenai MSG yang diyakini masyarakat hanyalah mitos. Dan ahli nutrisi Mike Roussell, Ph.D., setuju dengan video itu. “Ilmu pengetahuan di balik rasa takut kita sebenarnya tidak berdasar,” katanya kepada Men’s Health.

Monosodium glutamate hanyalah garam yang dicampur dengan glutamate. Garam penting bagi kesehatan. Tubuh manusia tidak bisa memproduksi garam dan sel-sel tubuh memerlukan mineral ini untuk berfungsi. Glutamate adalah zat asam amino yang secara alami muncul dan membuat makanan seperti saus kecap, keju dan daging sapi terasa lezat, kata Roussell. Jadi saat kita mengkonsumsi MSG, penyedap ini akan diproses menjadi garam dan glutamate.

“Kita tidak akan mengkritik sebuah restoran yang menyajikan steak panggang dengan tepung jamur dan topping keju biru,” kata Roussell. “Tapi senyawa kimia yang membuat daging terasa lezat, glutamate adalah senyawa yang juga terdapat pada MSG,” tambahnya.

Penelitian-penelitian sebelumnya menghubungkan penyedap rasa itu dengan obesitas, penambahan berat badan, sakit kepala atau kelelahan otot. Tapi penelitian tersebut bersumber pada penelitian yang dilakukan pada hewan. Juga tidak menunjukkan dengan jelas akan adanya sebab dan akibat. Misalnya, para peserta dalam penelitian sebelumnya mungkin mengalami obesitas karena mereka terlalu banyak makan junk food dan bukan karena terlalu banyak mengkonsumsi MSG.

Seperti pada makanan lainnya, beberapa orang mungkin lebih sensitif terhadap MSG dibandingkan orang lain. Jika Anda merasa bahwa Anda sensitif dengan MSG, maka batasilah konsumsi makanan yang mengandung monosodium glutamat.

Intinya, sebelum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal ini, maka MSG aman bagi orang yang sehat bila dikonsumsi dalam porsi cukup, kata Roussell.

 

Editor : Ranu Ario Kurniawan

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge