0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lesus Ngamuk, 2 Rumah Warga Ambruk

Rumah warga yang rusak akibat diterjang angin ribut (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Hujan deras yang disertai angin kencang terjadi di Kecamatan Gemolong, Sragen, Minggu (9/11) sore. Peristiwa itu mengakibatkan dua rumah warga di Dukuh Botorejo, Desa Jatibatur ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian materi yang timbul akibat kejadian itu diperkirakan puluhan juta rupiah.

Dua rumah milik yang rusak itu di antaranya milik Sutiyo dan Gimin warga Dukuh Botorejo, Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong. Selain menyebabkan dua roboh, angin kencangatau lesus tersebut juga menyebabkan genting rumah  milik
sejumlah warga rusak.

Angin kecang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu angin tiba-tiba datang dan menerjang sejumlah bangunan rumah milik warga. Sebelum merobohkan rumah, angin kencang juga sempat merobohkan sejumlah pepohonan.

Camat Gemolong Samsuri ketika dihubungi membenarkan adanya kejadian hujan dan angin ribut yang hingga menyebabkan rumah roboh di wilayahnya. “Ada dua rumah yang roboh, yakni milik Sutiyo yang merupakan rumah tempat tinggal dan rumah yang menjadi tempat ternak kambing milik Gimin,” jelas Samsuri saat dihubungi wartawan via telepon.

Samsuri mengatakan, masyarakat Gemolong diminta waspada menghadapi pergantian musim. Menjelang pergantian musim, dari kemarau ke penghujan, memang sering terjadi angin kencang yang mengiringi turunnya hujan. Beberapa hari ini di sebagian wilayah Sragen memang sudah turun hujan yang cukup deras dan terkadang disertai angin kencang.

Kepala Kesbangpolinmas Sragen, Giyadi mengimbau agar masyarakat waspada menjelang pergantian musim. ”Kami harap masyarakat waspada. Jika memang kondisi rumah membahayakan saat terjadi angin kencang, lebih baik langsung mengungsi atau mencari lokasi aman,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge