0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bakar Sampah di Kebun, Mbah Ngatiyem Tewas Terpanggang

Ilustrasi kebakaran (dok.merdeka.com)

Sragen – Nasib tragis dialami seorang nenek bernama Ngatiyem (85), warga Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Ia tewas terbakar saat membakar sampah di kebun miliknya, Minggu (9/11).

Informasi yang dihimpun di Polres Sragen, Senin (10/11) menyebutkan, pagi itu. Mbah Ngatiyem bermaksud membersihkan daun jati kering yang berserakan di kebunnya. Setelah ditumpuk, korban lantas membakarnya. Hanya saja, saat membakar daun jati kering itu, api membesar tidak terkendali.

Korban pun panik dan ingin memadamkan api yang semakin membesar. Korban juga takut api tersebut bakal membakar seluruh kebun jati miliknya. Namun naas bagi korban, saat akan mematikan api, kain jarik yang dipakainya tersambar api dan ikut terbakar. Akibatnya sekujur tubuh nenek ini terpanggang hingga tewas.

Kejadian itu baru diketahui, saat anak korban. Yatmanto curiga ibunya yang pamit membersihkan daun kering tidak kunjung
balik ke rumah. Curiga terjadi sesuatu, sang anak langsung bergegas mencari ibunya. Alangkah kagetnya korban, saat menuju kebun mendapati kebun jati terbakar dan sosok tubuh yang tewas terpanggang.

“Anak korban sontak kaget histeris, lantaran saat dipastikan sosok tubuh terpanggang itu ibunya sendiri,” kata Kapolsek Sidoharjo AKP Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri.

AKP Ketut Putra menjelaskan, korban dipastikan tewas terbakar saat terjebak akan memadamkan kobaran api yang merembet ke kebun jati. “Hasil pengecekan tim medis sendiri juga dipastikan sosok tubuh yang tewas terbakar itu Ngatiyem,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge