0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

25 Penerjun Kopassus Semarakkan Hari Pahlawan

Penyerahan empat bendera dari personil pasukan penerjun Kopasus kepada Dangrup 2 Kolonel Inf Richard Tampubolon dan Wakil Bupati Sukoharjo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Sukoharjo — Aksi terjun payung militer dari anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan yang tepat jatuh pada hari ini, Senin (10/11). Sebanyak 25 personel Kopassus unjuk kemampuan di hadapan ribuan penonton yang menyaksikan perhelatan di Markas Grup 2 Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo tersebut.

Dengan menggunakan Helikopter jenis MI 17 V5, para personel diangkut ke udara. Satu persatu, mereka terjun disertai atraksi yang memukau para penonton. Diawali dengan 11 personel pertama yang memulai aksi terjun payung dengan skenario infiltrasi ke daerah musuh.

Ke-11 personel yang telah mendarat dengan sigap langsung mengamankan titik landasan terjun. Disusul dengan atraksi berikutnya, yakni ke-8 anggota Kopassus yang memamerkan akurasi dalam pendaratan mereka. Dan terakhir, 6 personel Kopassus ditambah satu penerjun tandem yang juga ikut serta dalam aksi tersebut membawa empat bendera, yakni Bendera Merah Putih, Bendera Bhirawa Yudha yang merupakan lambang kebesaran Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, serta dua buah bendera berukuran besar yang bertuliskan motto Kopassus, Salam, Sapa dan Salaman (3S).

Selain menyajikan atraksi terjun payung, peringatan Hari Pahlawan di Mako Grup 2 Kandang Menjangan juga menyajikan atraksi dari Tim Pendaki Serbu yang meluncur dari ketinggian 50 meter. Dalam aksi tersebut, tim yang berjumlah sekitar 8 orang menunjukkan keahlian mereka dalam melakukan penyergapan secara efektif tanpa diketahui musuh.

“Atraksi ini kami sajikan untuk kembali menumbuhkan jiwa nasionalis dan patriotisme generasi muda untuk lebih meneladani para pejuang-pejuang bangsa Indonesia. Terlebih, mereka (para pejuang) telah mempertaruhkan nyawa maupun harta untuk kemerdekaan yang dapat kita nikmati ini,” terang Komandan Grup (Dangrup-2) Kopassus Kandang Menjangan Kolonel Inf Richard Tampubolon.

Selain menyajikan atraksi tersebut, peringatan Hari Pahlawan juga diisi dengan konvoi kendaraan tempur jenis Defender dan turut diikuti oleh sejumlah komunitas, seperti komunitas motor besar Harley Davidson maupun dari komunitas Vespa Solo. Diharapkan, melalui kegiatan tersebut makin merekatkan tali persaudaraan sekaligus mempertebal rasa kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia.

“Kegiatan yang diikuti dari berbagai elemen masyarakat seperti pelajar, ormas, mahasiswa, dan masih banyak yang lainnya ini merupakan wujud Bhineka Tunggal Eka. Meskipun kita berasal dari latar belakang berbeda, namun harus dapat menyatu dan membangun Indonesia menjadi lebih baik,” pungkas Dangrup.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukoharjo, Haryanto mengakatan 10 November sebagai Hari Pahlawan dimaknai sebagai momentum untuk menginspirasi generasi mudah untuk terus semangat dalam mengisi kemerdekaan yang telah dibayar mahal oleh para pejuang. Dirinya berharap, melalui momentum ini generasi muda Indonesia mampu terus mengobarkan semangat perjuangan para pahlawan bangsa dan negara.

“Pemuda tidak boleh nglokro (kurang semangat) untuk mengisi kemerdekaan. Hal ini sudah dicontohkan oleh para pejuang pendahulu kita dalam merebut kemerdekaan melawan penjajah,” pungkas Haryanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge