0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Terus Lanjutkan Program Raskinda

Sidak pembagian Raskinda di Kota Solo (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo – Meski Pemerintah Pusat mewacanakan penghapusan program beras miskin (Raskin), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan program beras miskin daerah (Raskinda) jalan terus. Di RAPBD 2015 ini, Pemkot mengalokasikan anggaran Raskinda sebesar Rp 10,662 miliar.

Untuk diketahui, program Raskinda yang digulirkan Pemkot akhir 2013 dimaksudkan untuk memberikan beras kualitas baik kepada warga miskin di Solo yang tidak terkaver program Raskin dari Pemerintah Pusat.  Ditanya kelanjutan program Raskinda menyusul wacana penghapusan program Raskin oleh Pemerintah Pusat, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo memastikan program Raskinda akan berjalan terus.

“Program Raskinda tetap jalan karena mengantispasi inflasi dan sebagaimananya. Itu kan penting,” katanya kepada Timlo.net, Senin (10/11).

Menurut Rudy, sapaan akrab Walikota Solo,  rencana penghapusan program Raskin baru sebatas wacana. Ia justru meyakini, wacana penghapusan itu nantinya untuk mengganti kualitas Raskin yang selama ini jelek dengan kualitas beras yang lebih baik.

“Itu kan baru wacana to. Mungkin wacana itu akan meningkatkan kualitas beras. Feeling saya itu. Jadi yang Raskin sekarang itu diubah akan menjadi beras sejahtera atau beras kemakmuran, kita belum tahu,” bebernya.

Lebih jauh, Rudy memang berharap agar Raskin yang kualitas berasnya selama ini tidak layak konsumsi diganti
dengan beras yang layak konsumsi. “Beras (tak layak konsumsi) nya dihapus, namun programnya tidak, harapan saya itu,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge