0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Persis Siap Beberkan Fakta Insiden Samarinda

Bus pembawa rombongan pemain, pelatih, serta ofisial Persis Solo diserang oknum tak bertanggungjawab saat hendak memasuki Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (25/10) sore (Dok. Timlo.net/Istimewa)

Solo – Sejumlah perwakilan dari Persis Solo bakal menjalani pemanggilan oleh Komisi Banding (Komding) PSSI terkait kasus penyerangan saat berada di Samarinda. Rencananya Persis bertemu Komding di Senayan, Jakarta, Senin (10/11) untuk memberikan keterangan sebagai bahan keputusan nasib pertandingan melawan Pusamania Borneo FC.

Persis Solo pun telah menyatakan kesiapan untuk menghadap Komding PSSI dan memberikan kesaksian saat insiden penyerangan di Samarinda, beberapa waktu lalu. Buntut dari penyerangan membuat status pertandingan kedua tim menggantung. Persis memang memilih pulang dari Samarinda karena tidak mendapat jaminan keamanan dan keselamatan untuk skuadnya.

“Semua berkas sudah kami siapkan untuk pemanggilan dari Komding nanti. Rencananya jam delapan malam kami akan menghadap Komding,” beber Sekretaris Manajer Persis, Sapto Purwadi, Minggu (9/11).

Persis memiliki anggapan bahwa proses prapertandingan saat berada di Samarinda adalah cacat. Persis bakal memberikan kesaksian bahwa saat technical meeting, hanya terdapat perwakilan tim tuan rumah, yakni Pusamania Borneo FC. Tak ada satupun perangkat pertandingan hingga aparat keamanan.

“Secara manual liga hal itu adalah cacat. Seperti halnya bila ada aparat keamanan, setidaknya bisa menjelaskan sistem pengamanan saat pertandingan, itu yang menjadi alasan kami tidak nyaman apabila memenuhi pertandingannya,” tambah Sapto.

“Bukti-bukti lain juga kami miliki akan kami berikan nanti. Kami akan berjuang dan optimis bahwa laga memang harus diulang supaya PSSI bisa menjaga fair play,” pungkasnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge