0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perebutan Sumber Energi Ancam Keutuhan Indonesia

Silaturahmi Keluarga Besar Tentara (KBT) dan Organisasi Massa (Ormas) di Makodim (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar – Kebergantungan manusia pada sumber energi dari fosil diperkirakan habis pada 2056 mendatang. Sejumlah energi alternatif mulai dicari manusia, termasuk bioenergi. Indonesia kaya bioenergi mulai dilirik bangsa-bangsa tidak memiliki sumber energi itu. Praktis, hal ini mengancam keutuhan Bangsa Indonesia, namun ancaman itu bisa ditanggulangi dengan persatuan dan kesatuan.

Demikian disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda dalam acara silaturahmi dengan Keluarga Besar Tentara (KBT) dan Organisasi Massa (Ormas) di Makodim.

Di hadapan 300 lebih audiens dari kalangan aparat dan warga sipil ini, Dandim menekankan sikap waspada terhadap ancaman perpecahan. Kondisi itu menurutnya memudahkan bangsa asing melakukan penyerangan melalui berbagai saluran, baik secara langsung maupun terselubung.

“Warga dunia mayoritas berada di daerah bukan penghasil energi. Bisa dilihat, peperangan dan konflik terjadi di daerah Timur Tengah, di mana kondisi ini menguntungkan pihak tertentu. Setelah cadangan energi di sana habis, sangat dimungkinkan konflik bergeser ke negara-negara di ekuator, termasuk Indonesia,” kata Letkol Inf Marthen Pasunda di forum itu.

Adapun aksi penyadapan Australia terhadap Indonesia beberapa waktu lalu merupakan bukti otentik serangan terselubung. Tata kelola ekonomi Indonesia di bawah intervensi bangsa asing juga mengancam kemandirian nasional.

Upaya penetrasi terus dilakukan secara intens ini dikhawatirkan makin melemahkan persatuan dan kesatuan. Maka dari itu, sudah saatnya bangsa Indonesia bangkit dan memperbaiki kelemahannya.

“Perang energi ini akan berlanjut ke perebutan sumber pangan dan air. Kita harus mempersiapkan diri menghadapi ancaman dari luar,” lanjut Letkol Inf Marthen Pasunda.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge