0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tumpeng Apem Diarak Keliling Kampung Sewu

Gunungan Apem (Dok.Timlo.net/ Rori)

Solo – Puluhan tumpeng apem diarak berkeliling kelurahan Kampung Sewu, Minggu (9/11) sore. Kirab ini digelar dalam rangka memperkenalkan sentra pembuatan kue apem di kelurahan itu.

Walikota Solo Hadi Rudyatmo dalam pidatonya menyampaikan, pemerintah kota ikut menjaga kesenian tradisional, termasuk di dalamnya kuliner. Apem terbuat dari tepung beras merupakan salah satu kuliner tradisional harus terus dijaga dan dilestarikan keberadaannya.

Selain itu, pemerintah kota juga siap membangun gazebo dan pendapa di Kampung Beton tempat berlangsungnya kirab. Hal itu merupakan wujud perhatian pemerintah kota terhadap salah satu situs sejarah transportasi air di Solo.

“Pembangunan gazebo ini untuk masyarakat supaya bisa dimanfaatkan untuk keperluan bersama. Pembangunannya sendiri berada di lahan yang dulu merupakan bekas dermaga yang digunakan masyarakat untuk menuju kota raja (Keraton Kasunanan Surakarta) pada masa kerajaan dulu, ini juga untuk mengingat akan sejarah itu,” paparnya, saat dijumpai wartawan.

Sebanyak 30 kelompok turut memeriahkan acara ini. Berbagai macam kesenian, di antaranya barongsai dan liong, drumband dari kelompok sadar wisata kelurahan, Forum Anak kelurahan, Reksa Praja dan rombongan gunungan apem dari seluruh RW di Kelurahan Sewu.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge