0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelewengan Dana BPSK, Disperindag Yakin Sudah Sesuai Prosedur

Palantikan BPSK di Balaikota Surakarta, Mei 2011 silam (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo – Pengembalian dana dilakukan pihak kontraktor ke kas daerah dalam kasus dugaan penyelewengan dana proyek renovasi Kantor Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Solo 2013, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Solo Rohana membenarkan perihal itu. Proyek renovasi telah sesuai dengan prosedur tanpa ada penyimpangan.

Dikatakan, waktu itu pihak kontraktor memang telah mengembalikan sebagian dana pemeliharaan kantor BPSK. Rohana menyebut, dana dikembalikan sekira Rp 10 juta. Ia menilai, hal itu bukan masalah, mengingat kontraktor juga mengerjakan pekerjaan melebihi kontrak. Sehingga wajib mengembalikan sebagian dana.

“Memang ada pengembalian sekitar Rp 10 juta dan telah masuk kembali ke kas daerah,” ujarnya, saat dihubungi wartawan, baru-baru ini.

Rohana meyakini, proyek renovasi dilaksanakan telah sesuai dengan prosedur tanpa ada penyimpangan apapun.

“Kami sudah bekerja secara normatif (prosedural). Itwil (Insepktorat Wilayah) juga telah mengaudit proyek tersebut dan hasilnya tidak ada penyimpangan,” kata Rohana.

Informasi dihimpun, pelaksanaan renovasi kantor BPSK di Jalan Transito No 24A, Pajang, Laweyan, Solo dipegang oleh CV Sandy Prayoga Solo. Renovasi terdiri atas sepuluh item pekerjaan, yakni pekerjaan persiapan, taman, pintu, plafon, dinding partisi. Lima pekerjaan lainnya, yakni pekerjaan keramik, area kamar mandi, instalasi listrik, atap dan cat.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge