0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Baru Sedikit Orang Indonesia Manfaatkan Asuransi

SEMINAR ASURANSI-Seminar nasional asuransi Insurance Goes to Campus (IGTC) di SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Rabu (8/5) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Timlo.net – Kebanyakan orang Indonesia belum mengerti betul pentingnya asuransi. Kurang lebih 250 juta penduduk, baru 18 persen saja memahami pentingnya asuransi.

“Bahkan, dari jumlah tersebut baru 12 persen atau hanya 28,8 juta penduduk saja yang benar-benar memanfaatkan asuransi,” ujar Ketua Dewan Asuransi Indonesia, Hendrisman Rahim, saat acara Insurance Day kesembilan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/11).

Berangkat dari kondisi ini, pelaku industri asuransi berharap pemerintahan baru bisa ikut mendorong tumbuhnya industri asuransi di tengah masyarakat. Pertumbuhan premi asuransi sendiri sampai saat ini baru sebesar dua persen. Pemerintahan Jokowi-JK diharap tidak mengecilkan peran industri asuransi dan ikut memberikan perhatian pada industri ini.

“Dengan begitu mampu menambah pertumbuhan perekonomian Indonesia juga,” ungkap Hendri.

Kalangan pelaku industri asuransi berharap pemerintahan baru mampu menjaga pertumbuhan ekonomi nasional bergerak positif agar memberikan dampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.

“Ironisnya di tengah pertumbuhan tersebut belum memberikan angka positif terhadap industri asuransi,” ungkap Hendrisman Rahim.

Kabinet kerja dikomandoi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah kurang lebih dua pekan menjalankan tugas. Rakyat berharap Kabinet Kerja dan pemerintahan baru ini membawa angin segar perubahan.

“Ini kan baru sekitar dua minggu kerja. Kita lihat saja ke depannya. Kita harap banyak industri yang akan berkembang,” tambah Hendri. [noe]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge