0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tolak BBM Naik, Rudy Tak Gentar Sanksi Partai

Warga antre membeli BBM di salah satu SPBU (dok.timlo.net/nanin)

Solo – Walikota Solo Hadi Rudyatmo menyatakan tidak gentar jika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP memberikan saksi atas sikapnya menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Sebelumnya, Anggota DPR RI dari PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan kader PDIP menolak kebijakan kenaikan harga BBM bakal diberi sanksi.

“Sanksi ? Itu bagian risiko, ora po-po (tidak apa-apa),” kata Rudy, sapaan walikota ketika ditemui Timlo.net usai melepas Jalan Sehat Kemanusiaan di Lapangan Kota Barat, Minggu (9/11).

Menurutnya, jika lantaran sikapnya menampung dan menyampaikan aspirasi itu kemudian dirinya mendapat sanksi, hal itu tidak menjadi soal baginya.

“Ya nggak masalah disanksi. Urip neng ndonya ki eneke plus karo minus kok (hidup di dunia itu adanya plus dan minus). Kalau bagus ya dikasih plus, kalau jelek ya dikasih sanksi itu tadi,” ujar Rudy juga Ketua DPC PDIP Solo ini.

Ditanya terkait aksi demonstrasi, Rudy mengatakan, demo merupakan hal biasa dalam negara demokrasi.

“Ya (demo) itu biasa. Kalau saya, demo itu kan bagian dari ekspresi masyarakat menyampaikan aspirasi. Ya ndak papa orang negara demokrasi kok,” tegasnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge