0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jukir Tarik Tarif di atas Ketentuan

Jalan dr Moeawrdi, Kota Barat, Solo (dok.timlo.net/red)

Solo – Ulah juru parkir (Jukir) nakal menarik tarif parkir di atas ketentuaan masih terus terjadi. Para Jukir ini menarik bayaran di atas tarif resmi dengan memanfaatkan momen atau acara-acara besar.

Seperti saat pelaksanaan Jalan Sehat Kemanusiaan di Lapangan Kota Barat, Minggu (9/11), Jukir di sisi Barat lapangan dan halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menarik tarif parkir sepeda motor sebesar Rp 3000. Padahal tarif parkir normal sepeda motor maksimal Rp 2000. Meski menarik Rp 3000, karcis parkir diberikan bertuliskan Rp 2000.

“Iya, saya tadi diminta Rp 3000. Padahal di karcisnya tertulis parkir Rp 2000. Saya beri uang Rp 5000 dapat kembalian Rp 2000,” kata salah seorang peserta jalan sehat Dwi Wisnu Wardana kepada Timlo.net.

Wisnu parkir di halaman kantor Disperindag. Jalan Sehat Kemanusiaan itu melibatkan peserta bisa dibilang cukup besar mencapai 12 ribu orang.

Hal serupa juga dialami Timlo.net di mana pagi itu hendak meliput jalan sehat dan parkir di sisi Barat lapangan. Jukir meminta Rp 3000, padahal di karcis tertera tarif parkir Rp 2000.

“Untuk corat-coret karcis Mas,” kata Jukir berkilah, saat Timlo.net mencoba memrotes ketidaksesuaian besaran tarif dengan nilai tertera dalam karcis parkir.

Dimintai tanggapan soal fenomena Jukir memanfaatkan acara tertentu dengan menarik tarif di atas ketentuan, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedradjat mengaku tidak bisa berbuat banyak.

“Ya itu memang kurangnya kesadaran Jukir. Kami kan tidak bisa menjangkau seluruhnya. Meskipun sebelumnya sudah kami berikan edaran kepada Jukir agar di saat acara tertentu tidak menarik tarif di atas ketentuan,” ujarnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge