0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fadli Zon: Konflik KMP dan KIH Secepatnya Selesai

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Perseteruan antara Koalisi Merah Putih (KMP) dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) terkait pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan kemungkinan akan segera berakhir. Wakil Ketua DPR Fadli Zon memberi sinyal, bila kedua kubu secara terus menerus melakukan komunikasi dan lobi-lobi politik serta menunjukkan arah yang lebih baik.

“Sekarang ini musyawarah terus berlangsung. Secepatnya selesai, sangat dekat lagi selesai. Soal lobi-lobi yang ada, kami percayakan ke beberapa orang untuk melakukan itu,” kata Fadli Zon kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/11).

Fadli menegaskan, perdamaian atau musyawarah mufakat antara KMP dan KIH soal jatah pimpinan alat kelengkapan dewan menunjukkan sinyal-sinyal positif.

Lebih jauh, tambah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, kesepakatan atau lobi politik di antara kedua koalisi tersebut berdampak pada dua hal. Pertama, komposisi pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan yang telah terpilih, dipilih ulang. Kedua, yakni menambah jumlah komisi di parlemen sebagai langkah untuk mengakomodasi dari KIH.

“Itu sangat tergantung dari pembicaraan yang ada. Yang penting kan disepakati oleh semua pihak,” jelas Fadli.

Menurut dia, sudah saatnya anggota-anggota di parlemen kompak dan segera bekerja. Jika ini masih terkendala, maka pemerintahan Presiden Jokowi juga akan mengalami kendala.

Fadli menambahkan, tidak ada istilah pemilihan ulang atau kocok ulang akan pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan. Tetapi yang ada, kata dia, adalah musyawarah mufakat tanpa harus mengubah Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) atau Tata Tertib DPR RI.

“Kita sih inginnya tetap konstitusional dan tak membuat aturan main sendiri. Aturan main yang kita pegang itu ya UU MD3 dan Tatib,” tegas Fadli.

“Saya kira ini bukan masalah kalah menang. Ini masalah DPR lebih solid, bersatu. Kalau ada perbedaan itu ya wajar, biasa. Namanya juga fraksi, fraction. Biasa. Kita ingin win-win, tapi kemenangan itu ditentukan oleh anggota,” tandasnya. [tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge