0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PNS Dilarang Rapat di Hotel, PHRI: Banyak Hotel PHK Karyawan

Salah satu hotel di Kota Solo (dok.andi penowo)

Solo — Adanya aturan pemerintah yang melarang pegawai negeri sipil (PNS) menggelar rapat di hotel membawa dampak negatif bagi sektor perhotelan dan pariwisata. Pasalnya sektor tersebut selama ini masih mengandalkan dari MICE (Meeting Incentive, Convention, Exhibiton).

Wakil Ketua PHRI (Persatuan Hotel dan RestoranIndonesia) Jawa Tengah, Purwanto Yudhonagoro saat dihubungi, Jumat (7/11) mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan sikap pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan tersebut, karena akan membawa dampak negatif bagi usaha perhotelan.

“Untuk saat ini, 75 persen pemasukan hotel berasal dari MICE. Jika ini dilarang bukan tidak mungkin banyak hotel yang rugi, lebih lanjut hingga menimbulkan PHK bagi sebagian karyawan,” jelasnya.

Dampak adanya aturan tersebut, tidak hanya akan merugikan bagi usaha perhotelan itu sendiri tetapi juga sektor usaha lain, seperti travel agent, UKM, serta sektor lain.

Menurutnya, sulit untuk mengandalkan sektor objek pariwisata saja karena sejauh ini pemerintah juga dianggap belum berhasil mendatangkan wisatawan sesuai target. Apalagi untuk daerah yang tidak memiliki obyek wisata. “Seperti Kota Yogyakarta dan Bali saja yang memiliki pariwisata saat ini masih bertumpu pada sektor MICE, lalu bagaimana dengan nasib daerah Solo yang notabene adalah kota bisnis,” ujarnya.

Namun demikian pihaknya masih berharap bahwa pemerintah bisa melakukan kajian ulang terhadap kebijakan tersebut. bukan untuk melarang, tetapi cukup dibatasi saja.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge