0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Bintuni Papua, Harga Bensin Tembus Rp 50 Ribu Perliter

Pelayanan BBM (premium) di SPBU (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) telah mengemuka di sejumlah media. Meski belum ada keputusan naik atau tidaknya, harga BBM jenis premium (bensin) di Distrik Mardei Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat telah menembus Rp 50 ribu perliter.

Menurut seorang penjual bensin eceran, Edy Pimbay, tingginya harga bensin disebabkan akses menuju distrik Mardei sulit, sehingga biaya transportasi sangat tinggi.

“Ongkos sewa mobil dari Kota Bintuni menuju Distrik Mardei sebesar Rp 10 juta. Tingginya ongkos sewa mobil akibat akses jalan mengalami kerusakan dan saat musim hujan tidak dapat dilalui kendaraan,” katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (7/11).

Lebih jauh Edy mengatakan, pedagang bensin eceran terpaksa menaikkan harga hingga Rp 50 ribu karena untuk mendapatkan bensin di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Bintuni tidak mudah akibat keterbatasan stok. Meski demikian, dirinya mengaku kasihan melihat kondisi rakyat karena tingginya harga bensin.

“Kami pedagang mengalami keuntungan, namun kasihan rakyat kecil kesulitan mendapatkan BBM tersebut untuk kebutuhan karena harga cukup tinggi, tetapi apa boleh buat terpaksa beli dengan harga yang tinggi. Jika tidak beli tak bisa melakukan aktivitas dengan kendaraan bermotor,” ujarnya.

Edy berharap pemerintah daerah setempat dapat menemukan solusi untuk menekan tingginya harga BBM, khususnya bensin di Distrik Mardei, sehingga tidak menyusahkan masyarakat dan berdampak lebih luas terhadap sektor lain. [bal]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge