0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Red Batik Tak Henti Berkreasi

Red Batik Carnival (Dok. Timlo.net/Heru Murdhani)

Solo – Inovasi dalam dunia fashion tak pernah berhenti atau ketinggalan zaman. Setiap bulan para desainer selalu memunculkan tren-tren busana terbaru. Tak terkecuali Red Batik Carnival, salah satu kelompok pengusung tren busana karnaval ini kian hari makin kreatif dan inovatif.

Dijumpai seusai mengikuti Kirab Ageng Museum Radya Pustaka, desainer kostum karnaval Red Batik Solo, Arif Tuep, mengatakan dirinya tak pernah berhenti mengembangkan busana karnaval terbaru sesuai tema dibawakan. Tak terkecuali dalam kirab, komunitas malang-melintang di dunia karnaval Indonesia ini juga membawakan koleksi busana terbarunya bertemakan songsong.

Songsong itu dalam bahasa Indonesia artinya payung, di mana kali ini kami mengkreasikan busana kami dengan jenis payung tradisional yang ada di Solo,” terangnya, Jumat (7/11) malam.

Payung-payung sederhana dihias dengan pernak-pernik sesuai busana dikenakan personel Red Batik. Payung semula hanya sebagai peneduh dari terik matahari dan guyuran air hujan, menemukan nilai estetisnya menjadi bagian dari busana karnaval.

“Kota Solo sendiri memiliki jenis payung yang terbuat dari kayu dan kertas. Nah karena payung tersebut berkonsep bahan alam seperti karya busana kami, maka kami sepakat untuk menjadikan payung bukan hanya berfungsi sebagi payung, namun juga memiliki estetika dalam busana,” jelas Arif Tuep.

Ditanya perihal perkembangan ke depan, Arif mengaku belum mempersiapkannya. Dirinya lebih bergerak pada intuisinya sebagai desainer.

“Saya belum berfikir nanti perkembangan ke depannya bagaimana lagi, namun sebagai desainer saya hanya mengikuti rasa saya saja dalam berkreasi,” tandasnya.

Terpisah, pimpinan Red Batik Solo, Heru Mataya, mengaku bangga dengan capaian anak asuhnya. Selain mengikuti pagelaran tingkat lokal dan regional, kelompok ini tak jarang diundang untuk mengisi acara-acara berskala nasional dan internasional.

“Saya bangga dengan kreativitas teman-teman ini. Kami hanya mengarahkan saja, namun sepenuhnya kreasi desain, baik kostum maupun payung adalah murni hasil dari kawan-kawan sendiri,” kata dia.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge