0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Judi Dadu, Warga Boyolali Diciduk Polisi

Barang bukti judi dadu (Dok. Timlo.net/Aditya)

Klaten – Aparat Polsek Jatinom menciduk Hadi Waluyo (57), warga Dukuh/Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali lantaran menggelar arena permainan judi dadu koprok di tengah pentas ketoprak di Benking Lor, Socokangsi, Jatinom, Klaten, Minggu (2/11) lalu.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Jatinom, AKP Kamiran, mengatakan selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan satu buah terpal, seperangkat alat dadu koprok, sebuah lampu petromak dan uang Rp 598 ribu sebagai barang bukti.

“Sekitar jam 24.00 WIB, kami mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya judi dadu di antara pentas ketoprak. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar adanya laporan tersebut. Kemudian kami pun mengamankan pelaku dan menggelandangnya ke Polres Klaten,” tandas AKP Kamiran, saat ditemui Timlo.net, Jumat (7/11).

Sedangkan pelaku, Hadi Waluyo, mengaku dirinya jauh-jauh datang dari Boyolali ke Jatinom, Klaten untuk mencari rezeki lewat judi dadu.

“Sudah dua tahun terakhir ini kalau ada pentas ketoprak atau wayangan, saya curi-curi menggelar lapak dadu. Untuk di Jatinom, modal saya sebagai bandar hanya Rp 400 ribu, tapi baru untung sedikit, eh sudah diciduk polisi,” ujarnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Klaten, AKP Hastin Mardjanti membenarkan penangkapan itu. Kini pelaku bersama dengan barang buktinya telah diamankan di Mapolres Klaten untuk penanganan lebih lanjut.

“Pelaku bakal kami jerat dengan tindak pidana perjudian, Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara,” urai AKP Hastin.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge