0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rudy Tolak Kenaikan Harga BBM, PDIP Solo Terbelah

Pelayanan BBM di salah satu SPBU (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Sikap Ketua DPC PDIP Solo Hadi Rudyatmo menyatakan sikap siap memimpin demo menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi rupanya tidak didukung sepenuhnya internal partai. Sekretaris DPC PDIP Solo Teguh Prakosa menyatakan sikap Rudy belum menjadi keputusan partai.

“Belum. Itu belum menjadi sikap DPC,” kata Teguh kepada wartawan, Jumat (7/11) di gedung dewan.

Menurut Teguh, sebagai partai kini berada di dalam pemerintahan, PDIP harus tetap mempertimbangkan sikap diambil secara matang. Keputusan menaikkan harga BBM tentunya memiliki dampak positif dan juga negatif.

Disisi lain, tambah Teguh, pemerintah pusat pastinya telah mempersiapkan secara matang jika kenaikan harga BBM memang betul dilakukan. Jika persiapan telah dilakukan semestinya persiapan itu dikomunikasikan dengan kepala daerah, terutama kepala daerah berasal dari PDIP.

“Dulu kami turun ke jalan. Kalau sekarang giliran kami yang didemo, ya harus siap.,” ungkap Ketua DPRD Solo ini.

Teguh menegaskan, jika Rudy notabene Walikota Solo ini kemudian benar-benar memimpin demo, pihaknya khawatir hal itu justru tidak selaras dengan kebijakan pemerintah kota (Pemkot) menyikapi kenaikan harga BBM. Pasalnya, Pemkot telah menyatakan bakal menggelar pasar murah dan pembagian sembako gratis untuk menekan dampak kenaikan harga BBM.

“Jadi, kalau demo malah tidak selaras dengan kebijakan itu,” pungkasnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge