0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pecah Kaca Truk Mertua, Anton Dipenjara

Tersangka pengruskaan truk diamankan di kantor polisi ()

Solo — Lantaran melakukan aksi pengrusakan, Anton Utariantono alias Emping (42) warga Teposan RT 04/ RW 02 Sriwedari, Laweyan, Solo diringkus Jajaran Satreskrim Polresta Solo. Selain menangkap Emping, polisi juga berhasil meringkus salah seorang rekan yang membantu aksi pelaku, yakni Sugiyat alias Penceng (28) warga Kemusu RT 01/ RW 02 Kelurahan Semugih, Rongkop, Gunung Kidul, DIY. Keduanya terpaksa harus mendekam di ruang tahanan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku nekad melakukan aksinya memecah kaca sebuah truk merk Mitsubishi Fuso bernopol AD 1847 AA milik Ester Sri Lestari di kawasan Jl Ki Mangunsarkoto, Banjarsari, Solo pada Jumat (28/3) lalu, lantaran sakit hati. Truk milik  mertuanya tersebut dirusak dengan menggunakan tembakan dari ketapel hingga mengakibatkan kaca bagian depan truk pecah. Alhasil, korban mengalami kerugian sebesar Rp 2 juta.

“Jadi pelaku ini merasa sakit hati dengan mertuanya (Ester) lalu melakukan aksi pengrusakan dengan memecah kaca bagian depan truk milik korban di kawasan Jl Ki Mangunsarkoto, Banjarsari, Solo,” terang Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Sis Raniwati mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Iriansyah dalam rilis perkara di Mapolresta Solo, Jumat (7/11) siang.

Dikatakan Sis, saat Emping hendak melampiaskan amarah terhadap mantan mertuanya dirinya mengajak Penceng yang waktu itu sedang berada di kos. Dengan iming-iming sejumlah uang, akhirnya Penceng pun beminat untuk membantu pelaku. Keduanya akhirnya mencegat truk di Kawasan Tugu Pak Tani Sukoharjo. Selang empat jam kemudian, truk itu pun lewat dan dibuntuti kedua pelaku hingga akhirnya Emping pun menembak kaca bagian depan truk menggunakan ketapel.

“Jadi pelaku sudah merencanakan aksi mereka sebelumnya,” ucap AKP Sis.

Kedua pelaku berhasil ditangkap dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi di kawasan Perempatan Gendengan, Laweyan, Solo.

“Pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat 1 dan ayat 2 KUHP tentang tindak pidana kekerasan terhadap orang dan barang dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara,” pungkas AKP Sis.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge