0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Orang Tua Sumartiningsih Masih Dendam Pada Pelaku

Orang tua Sumartiningsih (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Orang tua Sumartiningsih, WNI yang menjadi korban pembunuhan di Hongkong tidak rela anaknya meninggal secara tragis. Ayahanda Sumarti, Ahmad Kaliman, mengaku tak habis pikir anak nomor tiganya harus mengalami nasib yang tragis.

“Kalau saya melihatnya (Rurik Jutting-red) langsung, saya bisa membalas kekejaman yang dilakukannya kepada anak saya,” ujarnya, Jumat (7/11)

Anaknya yang menjadi tulang punggung keluarga ini merupakan anak yang berbakti kepada orangtua. Selain itu, Sumarti juga dikenal sebagai orang yang ingin selalu membahagiakan orangtua dan anaknya.

Sejak kecil, Sumarti kerap mempunyai keinginan agar keluarganya bisa terlepas dari persoalan kemiskinan yang didera keluarganya. Bagi Kaliman, Sumarti kerap berusaha mengangkat derajat ekonomi keluarga dengan cara menjadi tenaga kerja di luar negeri.

Namun, harapan itu berujung dengan kabar duka yang menimpa Sumarti. Sumarti ditemukan tewas dimutilasi dalam sebuah koper bersama jasad Jesse Lorena yang sama-sama berasal dari Indonesia di sebuah apartemen mewah di Wan Chai.

Ahmad mengaku sempat shock saat kali pertama mendengar anaknya dibunuh.

“Seandainya saya lihat di situ, saya bisa-bisa membalasnya membunuh,” ucapnya. [hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge