0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DKK Sukoharjo Belum Terima Juklak-Juknis KIS

Kepala DKK Sukoharjo, dr Guntur Subiyantoro (Dok. Timlo.net/ Sahid)

Sukoharjo — Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo belum menerima petunjuk pelaksanaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) pasca diluncurkan Presiden Joko Widodo  3 November kemaren. Namun pada dasaranya Kabupaten Sukoharjo siap jika program tersebut diterapkan dalam waktu dekat.

Kepala DKK Sukoharjo Guntur Subiantoro mengatakan, pihaknya belum menerima payung hukum dari program KIS tersebut. Sehingga teknis pelaksanaan kartu sakti ini belum bisa dilakukan di Sukoharjo, namun demikian, dipastikan tidak akan ada kendala jika nanti diterapkan.

“Baik dari atasan kami di DKK Provinsi maupun dari Kementerian Kesehatan belum ada juklak-juknisnya, payung hukumnya juga belum ada, mungkin nanti akan ada Perpres atau semcamnya, tapi yang jelas, karena ini program pemerintah pusat, kita ikut dan dipastikan tidak aka nada kendala, karena di Sukoharjo kesehatan juga sudah gratis,” ungkap Guntur Subiantoro, Jumat (7/11).

Dijelaskan Guntur,  program KIS ini dipastikan tidak akan tumpang tindih dengan BPJS yang sudah berjalan. Justru program baru ini akan melengkapi dan mengkaver masyarakat yang belum terdaftar menjadi anggota BPJS. Diharapkan. kartu sakti ini bisa menjangkau semua kalangan dan mudah dalam penggunaannya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge