0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Revitalisasi Pasar Tawangmangu dan Kebakkramat Mendesak

Arus lalulintas di Tawangmangu (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Proyek revitalisasi Pasar Kebakkramat dan Pasar Tawangmangu ditargetkan untuk selesai pada akhir tahun 2014. Sejauh ini, proses perbaikan tersebut sudah berjalan dengan melibatkan pihak ketiga sebagai pelaksana proyek yang menganggarkan dana sebesar Rp 1,7 miliar untuk masing-masing pasar tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Karanganyar, Nur Halimah kepada wartawan mengatakan revitalisasi kedua pasar tersebut mendesak untuk segera dilakukan, lantaran fasilitas keduanya  banyak mengalami rusak.

“Memang kedua pasar tersebut secara fisik rusak, jadi mendesak untuk dilakukan revitalisasi,” tambahnya, Jumat (7/11).

Sebagai contoh, Pasar Tawangmangu pun butuh perbaikan lantaran bagian atapnya banyak yang bocor. Kerusakan semakin parah setelah terkena hujan abu Gunung Kelud beberapa waktu lalu. Akibat kerusakan  di pasar dua lantai tersebut, banyak pedagang yang menyampaikan keluhan. Oleh karenanya, atap pasar yang bocor tersebut diganti dengan yang baru secara menyeluruh.

“Memang di Pasar Tawangmangu tidak butuh banyak perbaikan. Hanya, yang cukup mendesak adalah perbaikan atap yang mengalami kerusakan,” sebut Nur Halimah.

Sementara itu, pasar Kebakkramat justru mengalami perbaikan yang cukup luas. Termasuk kios-kios di dalam pasar yang butuh untuk rehab. “Namun kita akan pertahankan konsep desain satu lantai, berbeda dengan Pasar Tawangmangu,” imbuh Nur Halimah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge