0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

HTI Soloraya: Menaikkan BBM Kebijakan Dzolim

Massa HTI menggelar aksi damai di Bunderan Gladak, Solo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sekelompok orang dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi unjuk rasa di bundaran Gladak, Solo, Jumat (7/11) siang. Dalam aksinya, massa memplesetkan lirik lagu salam 2 jari menjadi salam gigit jari, yang menjadi jargon kampanye Jokowi.

Ditemui saat aksi, Humas HTI Solo, Sarwidi Abu Naufal mengatakan, aksi yang digelar kali ini adalah respon terhadap kebijakan pemerintah. Menurut HTI, kebijakan pemerintah terkait kenaikan BBM ini adalah kebijakan yang dzolim. Kebijakan ini dinilai akan membuat rakyat akan semakin menderita.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk tidak menaikkan BBM. Karena BBM ini menurut Islam adalah milik rakyat. Sudah seharusnya bahwa BBM ini digunakan oleh rakyat dan bukan dijual kepada asing. Kami meminta aturan Islam ini digunakan sebagai acuan dari kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya.

Aksi yang diikuti sekitar 300 orang anggota HTI Soloraya tersebut selain menggelar orasi, juga membentangkan spanduk berisi penolakan terhadap kenaikan harga BBM.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge