0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

RSUD Solo Harus Siap Terima Pasien KIS Luar Kota

RSUD Solo di Ngipang, Kadipiro, Banjarsari (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budi Soeharto mengaku dirinya masih mencari data pembanding, sebagai persiapan melaksanakan program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah pusat. Hal itu dilakukan Pemkot Solo supaya produk terbaru dari pemerintahan Jokowi tersebut lebih tepat sasaran ketika dijalankan di Kota Bengawan.

“Kami masih mencari data pembanding tentang apakah menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) atau data daerah yang kita punya, karena surat edaran dari pemerintah pusat juga belum ada, jadi kami masih belum tahu teknis pelaksanaannya nanti,” ungkapnya, Jumat (7/11).

Senada dengan Sekda, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo juga mengaku belum mengetahui tentang teknis pelaksanaan KIS. Namun dirinya mengimbau kepada pihak terkait untuk segera mempersiapkan diri. Termasuk RSUD Solo yang kemungkinan akan digunakan untuk peserta KIS dari luar kota.

“Ya harus siap, dan harus sudah bisa melayani. Solo memang belum dapat sosialisasi, namun jika kota-kota lain sudah ada KIS, dan pasiennya di rujuk ke RSUD Solo, ya harus tetap dilayani dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pria berkumis tebal ini mengatakan dalam pelaksanaanya sebaiknya masyarakat yang akan menerima KIS diperiksa dulu, apakah terdaftar dalam PKMS, baik itu Gold maupun Silver. Jika nanti terdapat anggota KIS yang juga anggota PKMS maka keanggotaan PKMS-nya akan dicabut.

“Ya jangan dobel to, dicabut salah satu, dan diberikan kepada yang lain yang membutuhkan,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge