0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kolom Agama Pada KTP Boleh Kosong

KTP elektronik atau e-KTP (dok.timlo.net/nanin)

Timlo.net – Kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) sekarang tidak wajib diisi, alias boleh dikosongkan. Kebijakan baru itu dilakukan untuk mengakomodir rakyat Indonesia yang memeluk keyakinan selain enam agama yaitu Islam, Kristen Protestan, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

“Berdasarkan Undang-undang (UU) baru enam agama. Kalau mau tambah, harus mengosongkan, nggak ada masalah,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (6/11).

Menurut Tjahjo, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih melakukan pencatatan terkait kepercayaan apa saja yang dianut masyarakat. Namun demikian, kepercayaan tersebut saat ini belum dapat dimasukkan ke dalam kolom agama di KTP.

“Saat ini di KTP-nya bisa dikosongkan dulu,” ungkap dia.

Selanjutnya, Tjahjo mengatakan pihaknya memiliki dasar dalam menetapkan kebijakan itu. Menurut dia, setiap warga negara punya kewajiban sendiri dengan keyakinannya masing-masing.

“Semangatnya kita tidak ingin campuri urusan warga negara memeluk agama dan keyakinan sepanjang tidak mengganggu,” katanya.

Tjahjo mengaku akan melakukan pembicaraan dengan menteri terkait rencana penerapan kebijakan ini. Dia menegaskan, langkah ini perlu diambil karena Indonesia bukan negara agama.

“Koordinasi dengan menko terkait, Kementerian Agama, MUI, PGI, PHDI, dan lain-lain. Ini bukan negara agama,” pungkasnya. [dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge