0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jumlah Temuan Uang Palsu di Solo Menurun

Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Tigor Silalahi (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Jumlah temuan uang palsu (Upal) yang tercatat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo pada semester I-2014 tercatat sebanyak 2066 lembar. Angka ini menurun dibanding temuan Upal semester II-2013 sebesar 2639 lembar.

“Artinya, semester I-2014 mengalami penurunan sebesar 21,71%,” jelas Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Tigor Silalahi kepada Timlo.net, di Gedung BI Solo, Jumat (7/11).

Tigor mengataka, Upal pada semester I-2014 juga mengalam penurunan dibanding semester yang sama tahun sebelumnya sebesar 12,42%. Jumlah Upal tidak dapat dinilai dalam nominal karena Upal sama dengan uang yang tidak bernilai.

Lebih lanjut dikatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, pecahan Rp 100.000 adalah jenis uang yang terbanyak dipalsukan yakni sebanyak 61,08% dari total Upal. Angkka tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan semester sebelumnya dengan share sebesar 59,30% dari total Upal.

Jenis uang pecahan kedua dengan share besar terhadap total Upal yang ada adalah pecahan Rp 50.000 yakni sebesar 34,32%, disusul pecahan Rp 20.000 sebesar 2,61%, pecahan Rp 10.000 sebesar 1,26% dan pecahan Rp 5.000 sebesar 0,73% dari total Upal.

Sejauh ini, menurut Tigor, BI senantiasa berupaya untuk menekan peredaran Upal dengan cara antara lain melakukan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah agar masyarakat dapat membedakan uang asli dan palsu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge