0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

19 Ribu Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

(Ilustrasi) Petani menyemprot tanaman padi di sawah yang terserang hama wereng (dok.timlo.net/red)

Sukoharjo – Areal pertanian seluas 19 ribu hektar di Sukoharjo, Karanganyar dan Sragen memanfaaatkan irigasi Colo Timur terancam gagal panen. Hal ini disebabkan suplai air dari Wonogiri volumenya sangat kecil di hari kelima pascadibukanya irigasi Dam Colo.

Kepala Divisi Air dan  Sumber Air Jasa Tirta Wilayah IV Jawa Tengah, Winarno Susiladi menjelaskan, saluran irigasi Colo Timur sudah teraliri dari pintu air Dam Colo sejak pembukaan pada 1 November 2014 lalu. Namun, kapasitas volume air mengalir dari pintu air Dam Colo ke saluran irigasi Colo Timur menurun drastis dari biasanya.

“Biasanya volume air dari pintu air Dam Colo yang masuk ke saluran irigasi Colo Timur mencapai 16 meter kubik perdetik, tapi saat ini hanya mencapai dua sampai tiga meter kubik perdetik. Hal ini tentu mengakibatkan pasokan air menuju irigasi persawahan petani juga menurun sangat jauh,” beber dia, Kamis (6/11).

Dijelaskan, pihaknya tak bisa melakukan upaya lebih jauh lagi untuk mengaliri saluran irigasi digunakan seluas 19 ribu hektar pertanian di tiga kabupaten. Satu-satunya harapan hanyalah menunggu hujan segera turun serta air Dam Colo terisi penuh dan bisa dialirkan ke saluran irigasi.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge