0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembobol ATM Dibekuk di Jogja

olah TKP (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pelaku pembobolan ATM yang sering beroperasi di Jawa Tengah berhasil dibekuk di Yogyakarta. Tiga pelaku sindikat,UA, UD, dan MM dibekuk setelah melakukan aksinya di kawasan jl. Pasar Kembang, Rabu (5/11) lalu.

Kapolresta Yogya, Slamet Santoso mengatakan, sindikat ini telah beroperasi selama empat tahun di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Mereka juga tengah diburu dengan kejahatan yang sama.

“Mereka kami tangkap sesuai keterangan korban yang kemarin ditipu di ATM Jalan Pasar Kembang,” tutur Slamet, Kamis (6/11).

Ditangkapnya tiga pelaku yang mengaku secara otodidak membobol ATM ini bermula dari laporan korban bernama Heppy yang melihat plat mobil pelaku. Peristiwa bermula ketika Heppy tengah mengambil uang di ATM BRI yang berada di Jalan Pasar Kembang.

“Saat memasukkan kartu ATM, tiba-tiba layar mati. Korban lalu minta tolong satpam di ATM tapi nggak bisa juga. Lalu pelaku, yang ada di luar ATM menawarkan agar korban menelepon layanan BRI,” tambah Slamet.

Saat itulah tersangka lainnya yang berpura-pura menjadi operator layanan Bank meminta nomor pin ATM pada korban berdalih untuk diblokir. Usai menghubungi, Heppy kembali ke mobil yang diparkir tak jauh dari ATM. Saat masuk mobil, dia melihat tersangka masuk ke ATM dan menarik uang dari kartunya.

“Korban segera melaporkan kejadian ini ke kepolisan dengan memberitahu nomor plat mobil tersangka,” pungkas Slamet.

Sindikat ini memang kerap melakukan penipuan sekaligus pembobolan ATM di wilayah Jawa Tengah. Hebatnya lagi, pembobolan itu dilakukan hanya dengan sebilah korek api.

“Untuk membuat layar mati, butuh 3 kali tindakan. Ketika memasukkan kartu, di ujungnya dikasih korek api, jadi untuk yang ketiga layar mati dan ATM tertelan. Dua kali percobaan di awal kartu kita ambil dengan besi tipis,” terang UD, salah seorang pelaku.

UD sendiri tertangkap di Yogyakarta sedangkan dua pelaku lainnya ditangkap di Klaten. Polisi turut mengamankan barang bukti kejahatan pelaku berupa korek api, besi tipis, uang, dan stiker palsu layanan BRI, dan mobil rental. Atas perbuatannya, tiga pelaku ini diancam hukuman maksimal 7 tahun penjara. [hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge