0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan, Gedebok Pisang Jadi Pakan Ternak

Masyarakat antre air bersih saat mengalami kekeringan (dok.timlo.net/agung)

Sragen – Dampak kekeringan di sejumlah wilayah di Kabupaten Sragen masih dirasakan sebagian masyarakat, khususnya di bagian Utara bengawan. Selain mengakibatkan krisis air bersih, warga di Utara bengawan mulai kesulitan mendapat pakan ternak. Akibatnya, gedebok pisang pun terpaksa dimanfaatkan untuk memberi makan ternak.

Khusni (34), warga Dukuh Pereng, Desa Katelan, Kecamatan Tangen menuturkan, dampak kemarau sejak lima bulan terakhir dirasa cukup parah. Selain mengakibatkan krisis air bersih, sejumlah pemilik ternak kesulitan mendapat pasokan makanan. Mengatasi hal itu, sejumlah warga terpaksa memberikan makanan ternak dengan gedebok pisang.

“Sudah tidak ada rumput, dedaunan yang hijau juga sudah kotor karena terkena debu tebal. Terpaksa, gedebok pisang akhirnya dijadikan makanan bagi ternak,” ujarnya.

Diakui Khusni, dampak musim kemarau tahun ini sangat terasa bagi warga sekitar. Sebab sejumlah sumur dan sumber air nyaris kering. Bahkan untuk mendapat stok air bersih warga harus antre lebih dari empat jam di sumber mata air.

“Warga sudah antre sejak selesai subuh. Jika berangkat kesiangan, pasti sudah tidak kebagian,” kata Khusni.

Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sragen, Endang Handayani mengatakan, pemerintah kabupaten telah melakukan berbagai langkah untuk  mengatasi kekeringan. Masyarakat juga diminta lebih responsif, bijaksana dan waspada menyikapi datangnya musim kemarau.

“Dinsos telah kami perintahkan untuk memenuhi semua permintaan dropping air. Masyarakat tidak perlu panik karena semua pasti dibantu,” ujarnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge