0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal KIS, Pemkab Sragen Tunggu Petunjuk Pusat

Ilustrasi tenaga medis (dok.timlo.net/nanin)

Sragen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen masih menunggu petunjuk dari pusat, terkait program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

“Kami masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat terhadap program itu karena dananya dari pusat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen ,Tatag Prabawanto kepada wartawan, baru-baru ini.

Ia pun menjelaskan, selama ini Pemkab Sragen telah meluncurkan program serupa sebagaimana dilakukan Presiden Joko Widodo. Seperti Kartu Saraswati, Sintawati dan program RTLH (Rumah Tak Layak Huni) sepenuhnya dibiayai APBD.

Dikatakan Tatag Prabawanto, jika program diluncurkan Presiden Joko Widodo itu benar-benar diberikan dan tepat sasaran untuk keluarga miskin, tidak menutup kemungkinan anggaran stimulan untuk menanggulangi kemiskinan dikeluarkan Pemkab Sragen dihentikan.

Menurutnya, jika semua itu sudah bisa diambil alih pemerintah pusat lewat ketiga kartu itu, anggaran biasa dipakai untuk pengentasan kemiskinan dari APBD dialihkan untuk membiayai kegiatan pembangunan lainnya.

“Nanti anggaran yang biasa dipergunakan untuk penanggulangan kemiskinan bisa dialihkan untuk membiayai kegiatan pembangunan yang lain,” ujar Tatag Prabawanto.

Selama ini Pemkab Sragen mengeluarkan anggaran sebesar Rp 30 miliar hingga Rp 35 miliar setiap tahunnya untuk membiayai program penanggulangan kemiskinan.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge