0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kemarau, Harga Cabai Melonjak

Cabai merah (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Solo – Harga sejumlah komoditas seperti cabai dan sayuran di pasar tradisional mengalami kenaikan. Hal itu lantaran pasokan barang dari petani menurun akibat kekeringan di beberapa daerah belakangan ini.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Legi, Santo, mengatakan harga komoditas cabai rata-rata sudah mulai mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Terutama cabai rawit merah melonjak drastis dari sebelumnya Rp 28 ribu perkilogram menjadi Rp 40 ribu perkilogram.

“Sedangkan untuk cabai merah besar dari Rp 30 ribu perkilogram naik menjadi Rp 38 ribu perkilogram, cabai rawit putih dari sebelumnya Rp 23 ribu perkilogram menjadi Rp 35 ribu perkilogram. Sementara untuk cabai merah keriting dari sebelumnya Rp 32 ribu perkilogram menjadi Rp 45 ribu perkilogram,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (5/11).

Naiknya harga cabai ini, menurut Santo, salah satu faktornya karena pengaruh cuaca. Dengan kondisi kemarau panjang seperti ini, ia belum mengetahui kapan harga kembali normal.

“Sedangkan untuk pasokanya sendiri biasa kami mendapatkan dari Sragen, Tawangmangu, Boyolali, sedangkan untuk cabai rawit merah dari Kediri,” ujarnya.

Sementara itu, pedagang sayuran di Pasar Legi, Wiwid, mengaku beberapa jenis sayuran mengalami kenaikan seperti selederi, jepan, buncis, kembang kol, loncang serta tomat kecil. Adapun paling tinggi kenaikannya, yakni selederi dari Rp 5 ribu menjadi Rp 8 ribu serta buncis dari sebelumnya Rp 3 ribu menjadi Rp 7 ribu.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge