0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL Pasar Jumat Ancam Nekat Berjualan

Suasana Pasar Jumat Karanganyar (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar – Pedagang kaki lima (PKL) Taman Pancasila diperbolehkan Bupati Karanganyar Juliyatmono berjualan, ternyata membawa kecemburuan bagi PKL pasar Jumat di mana hingga saat ini tetap dipindah berjualan pada Minggu. Lantaran merasa ada kesenjangan terkait perizinan untuk berjualan, puluhan pedagang pun menggeruduk kantor DPRD Karanganyar dan melakukan audiensi dengan para wakil rakyat, Selasa (4/11). Para pedagang mengancam nekat berjualan jika pedagang Taman Pancasila tetap diizinkan berjualan.

Usai audiensi PKL Pasar Jumat bersama Komisi II DPRD Karanganyar, salah seorang anggota paguyuban pasar Jumat, Budi Haryanto, mengatakan apabila merujuk pada kesepakatan sebelumnya, tertulis bahwa PKL termasuk di Taman Pancasila diminta libur dari aktivitasnya hingga 27 November 2014 mendatang.

“Kami meminta dinas terkait untuk segera membahasnya. Kalau tetap tak ada jalan keluar, kami akan nekat berjualan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Karanganyar, Toni Hatmoko, menawarkan opsi agar PKL berjualan di kawasan belakang kompleks DPRD atau batas kota. Dengan demikian, tidak mengganggu pengerjaan proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-97 Karanganyar.

“Jika memang ingin berjualan lagi, jangan di kompleks perkantoran seperti biasa karena pasti akan mengganggu,” sebutnya.

Selepas audiensi berjalan cukup alot, diputuskan persoalan izin PKL menjadi tanggung jawab Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Karanganyar. Selanjutnya dilakukan pembahasan lebih lanjut untuk titik temu kedua belah pihak, baik PKL maupun pemerintah kabupaten.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge