0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tritura Mirip Program Keluarga Harapan di Wonogiri

(Ilustrasi) Para siswa SD melakukan sungkeman terhadap guru menjelang ujian (dok.timlo.net/agung)

Wonogiri – Kepala Dinas Sosial Wonogiri Suwartono menegaskan sampai saat ini pihaknya belum menerima instruksi maupun pemberitahuan terkait program pemerintah pusat “Tritura”, di antaranya Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Menurutnya, program diluncurkan pemerintah pusat itu sudah dijalankan di Wonogiri sama persis dengan Program Keluarga Harapan (PKH).

Kendati demikian, Suwartono mengaku sangat siap dan menyambut gembira jika ketiga program itu segera diterapkan di Wonogiri. Pasalnya, hingga kini masih ada sejumlah persoalan membelit warga miskin.

“Kalau kami sangat mendukung jika segera diterapkan di Wonogiri. Ini kami juga masih menunggu,” ungkap dia.

Dikatakan, selama ini pemerintah kabupaten melalui Dinsos Wonogiri telah melakukan program menyasar masyarakat kecil seperti program Tritura, yakni Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini mengkaver bantuan pendidikan, kesehatan dan kemiskinan dengan kriteria keluarga miskin, ibu hamil, balita dan anak usia sekolah mulai sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

“Di dalam program itu juga menyasar pada program kesehatan dan pendidikan, kan sama persis dengan Tritura,” kata Suwartono, Selasa(4/11).

Bahkan, besaran kucuran dana tergolong lebih besar PKH dengan jumlah tertinggi Rp 2,74 juta perkepala keluarga (KK), sedang terendah Rp 700 ribu.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge