0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Putusan Dinilai Janggal, PT Ampuh Resmi Banding

Sidang lanjutan gugatan PT Ampuh terhadap pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo digelar di lokasi pembangunan Pasar Ir Soekarno, Senin (22/9) (Dok. Timlo.net/Putra)

Sukoharjo — PT Ampuh Sejahtera resmi melakukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah usai menerima salinan putusan Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo. Dalam salinan putusan itu, gugatan PT Ampuh ditolak lantaran dinilai kabur dan tidak didapati bukti kuat.

Direktur Utama PT Ampuh Sejahtera, Alim Sugiantoro mengatakan, salinan putusan nomor 11/Pdt G/PN Skh/2014 diterima PT Ampuh pada Jumat kemarin langsung dipelajari penasihat hukum untuk mengambil langkah hukum selanjutnya.

“Kami kemarin sudah menerima salinan putusan dari PN dan saat ini Ampuh sudah mengajukan banding. Kami menunggu proses banding berjalan, waktu banding sekitar enam bulan, semoga hukum berpihak adil kepada kami,” ungkap Alim Sugiantoro, Selasa (4/11).

Lebih lanjut, Alim mengatakan, dalam putusan itu PN Sukoharjo memutuskan tuntutan gugatan PT Ampuh Sejahtera, kabur, tidak didapati bukti kuat.  Sebagai kesimpulan, ada pada halaman 257 alinea terakhir dan halaman 258 alinea ketiga menyebutkan:

“Menimbang bahwa oleh karena sesuai pemeriksaan BPK dan BPKP Jawa Tengah, pekerjaan baru yang dikerjakan tanpa addendum kontrak tersebut tidak dapat dinilai dan tidak dapat dibayarkan dari keuangan negara. Sehingga apabila yang menjadi tuntutan penggugat tersebut haruslah diikutkan dalam pertanggungjawaban tergugat dalam kualitas subyek pertanggungjawaban pribadi yang dianggap oleh penggugat menimbulkan kerugiannya.”

Hasil putusan ini dinilai janggal karena banyak keterangan dari saksi mestinya cukup kuat, namun dikesampingkan. Di samping itu, PP 29 Tahun 2000 tidak dijadikan sebagai dasar pertimbangan majelis hakim sangat disayangkan pihak PT Ampuh.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge