0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus KDRT Meningkat Tiap Tahun

Stop KDRT (dok.timlo.net/nanang)

Solo – Komunitas Sosialita Solo menggelar seminar penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Pendapi Gede Balaikota Solo, Selasa (4/11). Dalam seminar terungkap bahwa angka kasus KDRT mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Data Komnas Perempuan, pada 2012 ada 8325 kasus dan melonjak 3404 kasus hingga menjadi 11.719 kasus pada 2013. Hal itu tentu menjadi keprihatinan bagi kita sebagai kaum perempuan,” ungkap aktivis Lembar Belajar KDRT untuk Sigap-Yogyakarta, Vera Kartika Giantari.

Lebih lanjut, ia mengatakan kebanyakan masyarakat berpandangan KDRT adalah kekerasan fisik semata. Padahal kekerasan berupa pemaksaan seksual, kekerasan psikologis dan penelantaran keluarga juga merupakan KDRT.

Menurut Vera, kasus muncul di permukaan relatif sulit ditangani. Hal itu lantaran kasus terjadi biasanya berada dalam ranah privasi keluarga, sehingga tidak ada saksi, selain saksi korban. Selain itu, sikap enggan masyarakat melaporkan kasus KDRT dialaminya juga merupakan hambatan tersendiri.

Selain Vera, seminar juga dihadiri aktivis perempuan sekaligus anggota DPR RI  Okky Asokawati. Ddia menyatakan, kebanyakan korban KDRT adalah perempuan, lantaran ada pandangan di masyarakat laki-laki boleh menguasai perempuan.  Selain perempuan, korban KDRT kerap ditemui adalah anak-anak.

“Adanya anggapan dari masyarakat bahwa perempuan bisa dimiliki laki-laki turut memperparah kondisi KDRT di Indonesia. Selain perempuan, anak juga kadang turut menjadi korban KDRT ini. Saya berharap dengan adanya seminar ini perempuan tidak perlu lagi takut dan malu untuk melaporkan jika terjadi kasus KDRT di lingkungan mereka tinggal,” pungkasnya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge