0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kemarau, Pepaya Capai Harga Tertinggi

Pepaya Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Musim kemarau,harga buah pepaya mencapai puncaknya, yakni di kisaran Rp 2500/kg di tingkat petani. Tingginya harga pepaya jelas membuat petani menuai keuntungan yang besar. Sebelumnya harga pepaya perkilonya hanya berkisar Rp 1500 hingga Rp 1700/ kg.

Salah satu petani papaya warga Dukuh Jomboran, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Puryono (32),  menuturkan kenaikan harga buah pepaya sejak memasuki musim kemarau kemarin. Saat ini, harga pepaya sudah mencapai puncaknya.

“Saat ini harga pepaya mencapai harga tertinggi, dari petani Rp 2500/kg,” ungkap Puryono, Selasa (4/11).

Dijelaskan, harga pepaya biasanya jeblok saat musim penghujan, yakni hanya di kisaran Rp 1.200/kg di tingkat petani. Naiknya harga pepaya membuat petani senang, hanya saja kenaikan harga ini biasanya tidak berlangsung lama. Pasalnya, menurut Puryono, yang memiliki 200 pohon pepaya ini, harga pepaya akan berlangsung turun saat musim buah mangga. Apalagi saat buah mangga sudah memasuki puncak panen, harga pepaya biasanya langsung jeblok.

“Pengaruhnya hanya pada buah mangga, kalau sudah musim mangga harga pepaya pasti turun,” jelasnya.

Disisi lain, menurut petani lain, Slamet,  musim kemarau tahun ini tidak terlalu berpengaruh pada produksi pepaya. Meski kurangnya air membuat ukuran buah pepaya mengecil, namun dari bobot tidak berpengaruh karena daging buah semaki kesat. Tak hanya itu, rasa buah pepaya saat musim kurang air seperti ini bahkan lebih terasa manis.

“Kalau kemarau seperti ini biasanya buahnya lebih kecil, tetapi dagingnya lebih kesat dan lebih manis,” imbuhnya

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge