0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Identitas WNI Korban Pembunuhan di Hongkong Terungkap

korban Seneng Mujiasih (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Identitas wanita korban pembunuhan di Hongkong, Jesse Lorena Ruri (30), terungkap. Jesse bernama asli Seneng Mujiasih.

Dia berasal dari Sulawesi. Tapi keterangan surat kabar The Daily Mail berbeda dengan keterangan saksi.

“Kepada saya, Seneng mengaku dari salah satu pulau kecil dekat Pulau Jawa,” kata Van den Bosch, seorang rekan korban yang berprofesi sebagai Disc Jockey (DJ).

Bosch pula yang menceritakan bahwa Jesse alias Seneng, awalnya pembantu rumah tangga. Setelah izin tinggalnya habis di bekas Koloni Inggris itu, dia beralih bekerja di diskotek.

Kepada Den Bosch, Seneng mengaku terpaksa bekerja sebagai pramuria untuk membangun rumah buat keluarga di kampung halamannya. Lelaki ini mengaku sedih, karena Seneng setelah 8 tahun tinggal di Hong Kong, mengaku rindu keluarga dan ingin pulang.

“Rumah itu sudah hampir selesai dan dia mengatakan akan meninggalkan Hong Kong untuk kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Seneng adalah korban yang masih hidup saat ditemukan polisi di lokasi insiden, Apartemen Wan Chai, Hong Kong. Namun, karena lehernya tersayat parah, dia tidak dapat tertolong dalam perjalanan ke Rumah Sakit.

Dari pengakuan beberapa teman, Seneng pada Jumat (31/10) malam masih bertemu beberapa orang.

“Dia mengaku akan bersenang-senang menghadiri Pesta Halloween,” kata salah satu saksi.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan berupaya memulangkan jenazah WNI yang jadi korban pembunuhan sadis di Hong Kong. Hingga kemarin, baru jasad Sumarti Ningsih (25 tahun) yang dimutilasi, sudah terkonfirmasi sebagai warga Indonesia dengan izin tinggal di daerah otonom China itu hingga 11 November. Dia berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.

“Kemenlu sedang memberitahukan kondisi tersebut kepada keluarga korban,” kata juru bicara Kemenlu, Michael Tene kemarin.

Sebelumnya diberitakan, dua perempuan diduga pekerja seks komersial (PSK) terselubung, dibunuh secara sadis pekan lalu, di Apartemen Wan Chai, Hong Kong. Satu korban dimutilasi, yakni Ningsih, lantas potongan tubuhnya dimasukkan ke dalam koper.

Tersangka bernama Rurik Jutting, 29 tahun, warga negara Inggris yang bekerja sebagai bankir di kawasan otonomi khusus China tersebut. Dia telah diamankan Kepolisian Hong Kong sabtu dini hari, waktu setempat. Diduga pembunuhan dilakukan Jumat (31/10), dalam periode terpisah. [ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge