0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Izin Malaysia Ketat, Telkom Tak Leluasa Bisnis Remittance

ilustrasi (dok.merdeka.com)

timlo.net – Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Muhammad Awaluddin menuturkan, pihaknya membidik remittance atau pengiriman uang di Malaysia. Namun, remittance sebesar Rp 10 miliar itu sempat tertunda 6 bulan lantaran regulasi yang ketat.

“Ini pembukaan remittance di Malaysia, terlambat di akhir tahun, harusnya April dan tertunda 6 bulan,” ujar Awaluddin di Kawasan SCBD, Jakarta, Senin (3/11).

Awaluddin menjelaskan Malaysia tidak dengan mudah menerbitkan izin kerjasama perbankan.

“Regulasi remittance ketat, jadi tidak terlalu mudah di Malaysia karena kerjasamanya bukan dengan remittance company tapi dengan bank,” ungkapnya.

Pendapatan sebesar Rp 10 miliar tersebut, tambah Awaluddin, ditargetkan bakal rampung dalam dua bulan yakni mulai tanggal 1 November hingga 31 Desember 2014.

“Kerjasama remittance ini melalui Finnet Indonesia selaku anak usaha Telkom menggandeng Hong Leong Islamic Bank, akhir bulan Oktober 2014,” katanya. [arr]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge