0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langgar UU Cagar Budaya, Pedagang Kios Renteng Klewer Dipanggil

Pasar Klewer Jl Dr Rajiman (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo memanggil sejumlah pedagang di kios renteng Pasar Klewer, Senin (3/11) siang. Sekitar 30 orang pedagang menghadiri pertemuan dengan Kepala DPP Kota Solo Subagyo. Hal itu dilakukan lantaran pedagang dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang no 11 tahun 2010 tentang Perlindungan Benda Cagar Budaya.

“Ini adalah tindak lanjut dari sejumlah laporan yang kami terima terkait dengan kios renteng Pasar Klewer ini. Setelah menerima laporan, kami juga mengadakan pengecekan ke lapangan, kemudian tindak lanjutnya kami mengundang para pedagang ini untuk diberikan pengarahan terkait dengan masalah ini. kondisi,” ungkap Subagyo.

Dalam pertemuan tersebut, Subagyo mengungkapkan, permasalahan yang terjadi terkait dengan penambahan bangunan kios renteng yang dilakukan oleh pedagang. Penambahan bangunan tersebut dianggap telah merusak benda cagar budaya, yakni tembok Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

“Ada pedagang yang meninggikan bangunan kiosnya tanpa ijin, dan dalam pembangunannya sedikit banyak mencongkel dan menempel pada tembok keraton, ini merupakan pelanggaran UU Cagar Budaya itu,” ungkap Subagyo.

Selain pelanggaran UU Cagar Budaya, pedagang kios renteng tersebut juga menempati Jalan Gajah Suranto yang merupakan jalan yang
terbuka untuk umum. Hal itu merupakan pelanggaran terhadap undang-undang UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa jalan umum tidak diperbolehkan untuk tempat berjualan oleh siapa pun tanpa terkecuali.

“Hari ini kami melakukan pemanggilan kepada para pedagang kios renteng untuk kami berikan pengertian dan pemahaman terkait dengan kesalahan ini, kami sudah meminta kepada para pedagang untuk bisa segera mengembalikan kondisi bangunan sesuai dengan kondisi awal. Selanjutnya kami akan berkonsultasi dengan Walikota tentang tindakan yang akan diambil menyikapi kejadian ini,” pungkas Subagyo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge