0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo, Sukoharjo dan Boyolali akan Digelar Serentak

Ketua KPU Husni Kamil Malik (Dok.Timlo.net/daryono)
Solo — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) bakal dilakukan secara serentak secara nasional pada 2015. Solo, Sukoharjo dan Boyolali serta 14 kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah menjadi bagian dari Pilkada serentak tersebut.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Malik mengatakan sesuai yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 1 Tahun 2014, pemungutan suara Pilkada dilakukan pada hari dan waktu yang sama secara nasional.
“Pertama kali direncanakan implementasi dari Perppu itu tahun 2015 serentak secara nasional, bukan hanya regional. Ini ada sekitar 188 daerah, 7 propinsi dan 181 kabupaten/kota,” kata Husni saat ditemui wartawan di sela usai pembukaan Rapat Kerja Evaluasi
Penyelenggaran Pemilu 2014 di Hotel Sahid Jaya, Solo, Minggu (2/11) malam.
Husni memaparkan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi untuk menentukan waktu yang paling tepat untuk penyelenggaran Pilkada serentak tersebut. Saat disinggung kabar Pilkada serentak dilakukan September 2015, Husni menegaskan hal itu belum diputuskan. “Belum diputuskan,” ujarnya.
Konsekuensi dari penyelenggaran Pilkada serentak itu, lanjut Husni, bagi daerah-daerah yang akhir masa jabatan (AMJ) kepala daerahnya habis sebelum Pilkada, maka jabatan kepala daerah akan dijabat pelaksana tugas (Plt).
Husni menambahkan, mengacu pada Perppu, ada beberapa hal baru dalam penyelenggaraan Pilkada selain sistem serentak. Hal baru itu antara lain adanya uji publik terhadap calon, adanya fasilitasi kegiatan kampanye oleh penyelenggaran pemilu termasuk kemungkinan menggunakan IT dalam penyelenggaraan (E-voting).
“(E-voting) itu belum pasti. Saya belum bisa jawab sekarang. Tetapi kalau melihat persiapannya masih sulit (dilakukan di 2015),” jelasnya.
Editor : Daryono

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge